SESERAHAN Part 2

Hai datang lagi nih, nulis lagi karena gak ada waktu eh Tergantung mood aza 🙂 semoga hari kita di berkahi Alloh

Eksekusi seserahan akhirnya.. Jauh dari perkiraan, awalnya pengen minta 3 juta. Eh ternyata.. Malah lebih dari itu. Upps

Perempuan kalau sudah belanja ga kira kira, malah setelah tahu lebih suka beli online hehehe.. Ini hasil akhir dari belanja seserahan

#Alat sholat
1. Mukena bordiran tasik
Desain bordiran nya bagus, ada swarovsky yang blink-blink nya.di pasar baru bandung harganya sekitar 600ribu. Eh lumayan dapat yang lebih murah di garut plaza.

2. Sarung online -juni @40rb
Beli karena ada voucher sebenernya ini gratis sih hehe ga jelas mereknya apa.

3.Alquran digital Free dg pen @ 350an -500ribu
Gratis di kasih teman karena sudah Gamau dipake, akhirnya dikasih alhamdulillah cuma bayar ongkos gojek doank

4. Sajadah – free -ima milad- sekitar @50rb an mungkin karena
Gratisan hadiah ulang tahun ku dari kantor

#Kosmetik

1. Bali ratih @115rb
Beli sepaket sih, dapat parfum, body butter, hand body, body scrub. Ini harganya pasaran segituan lah

2. Wardah: cream intensive night,pelembab, cleanser,mask,scrub, gentle wash* ~Beli jual murah dari teman.

3. Make up kit Sari ayu versi borneo beli di -yogya-mei lagi ada diskon 20-40%
Warna nya cantik banget,eye shadow nya rekomended banget

4. Wardah set step 1 -online- Mei lagi dapat voucher 60% di orami.com

5.ini beli Revlon Maskara, eyeliner ultra maybeline , eyelash tonic, serum wardah, parfum revlon,bb cream kcc korea, urban motor -online LZD -mei

#Alat Mandi
1. Handuk kimono
2. Kimono tidur
Bentuknya lucu banget, bahan-bahan nya kayak boneka jadi empuk. Aku ga ngerti fungsinya apa,soalnya dipakai handuk malah ga cocok malah bulunya nempel.

3. BH goldennick 3pcs beli di pasar baru bandung
4. CD sorex 6 pcs @110
Beli di pasar baru dan enakeun banget
5. Handuk kepala dari bahan bambu @17
6. Sisir ionic @8,5
7. Sikat gigi travel
8. Shampo dove – @31rb
9. Sabun citra
10. Sabun resik
11.Roll ON nivea 2 @25

#Perlengkapan setelan Pria
1. Sepatu kulit @150

#Perlengkapan setelan wanita
1. Pashmina 2pcs @80
2. Sepatu kerja heels LAVIOLA  3inch @beli di.toko nya di atrium senen
3. Pashmina purple
4. Sepatu bettina yogya 05/16 @100
5. Zizara dress salem 05/16 nisa @235
6. Dressupbdg 2 dress @230rb
7.
8. Sandal yongki – mei beli online di matahari mall punya voucher lagi harganya jauh lebih murah
9.

(masih pengen nambah dress zizara atuhlah) 1 😥

#alat RT
1. Panci hellokitty @ 71
2. Teko maspion @ 72.5
3. Wajan maspion @ 86
4. Wadah sendok @21
5. Karpet hellokitty @ 235
6. Tupperware smart saver 400 diskon april @280
7. Pisau set – mei @72rb uang ima
8. Bedcover king rabbit -16juni online di matahari mall
harganya sekitar 485 rb terus punya voucher 100rb
9. Sprei kintakun luxury- juni online pasaran hargai 142rb
10. Sprei king rabbit toska -juni harganya sekitar 350an terus punya voucher 100rb  jadi @250rb

Iklan

Mengapa aku belum menikah

Catatan copas yang menyentuh hati :

“Mengapa aku belum menikah?”
.
Barangkali, itulah sekalimat tanya yang sering kutelunjukkan pada diriku sendiri. Aku sama sekali tidak bermaksud menunda, apalagi tidak yakin akan jaminan rezeki dari Allah. Pun bukan karena tak ada calon-nya, sudah banyak guru-guru yang membantu; bahkan ada yang menawarkan duluan. Tapi entahlah sekali lagi, pertanyaan itu belum bertemu jawaban-nya. Aku, seolah buntu. Seakan taqdir ini adalah memang untuk sendiri. Benarkah? 
.
“Putraku,” tanya ibu saat hal ini kucurhatkan. “Coba telisik sejenak, apakah benar niat menikahmu karena Allah?”
.
Niat? Bola mataku berputar, menerawang mencari tahu.

Ah-ya, astaghfirullah. Betul… ada yang salah dengan niat ini. Aku ingin menikah karna gengsi lihat teman yang sudah duluan, sebab kesal dengan pertanyaan ‘kapan nyusul’, atau jengkel dengan kompor dan candaan orang lain. Sama sekali bukan karena Allah. Padahal niatlah yang paling penting, hingga, ibadah sekaliber Haji tidak akan diterima tanpa niat yang lurus. Namun ibadah yang dengan sesimpel senyum saja, asal niat benar akan mendatangkan pahala.
.
Baiklah. Sekarang tugasku meluruskan niat.
.
“Lalu, Nak,” ujar ibu melanjutkan. “Coba intip dulu, adakah masa lalu yang belum kaulepaskan?”
.
Masa lalu? Aku mengangkat bola mata, mencoba mengingat.

Astagfrullah. Ya… diakui atau tidak, sampai detik ini, masih banyak cerita yang belum ikhlas kulepaskan. Masih banyak kisah yang belum tulus kutinggalkan. Bukan ingin kembali. Bukan. Tapi, ada jutaan hal yang belum sempurna ku-maafkan. Termasuk memaafkan diri sendiri.

Baiklah, aku tidak boleh lagi terusik oleh bisik-bisik kenangan. Urusan dengan masa lalu itu harus kuselesaikan saat ini juga. Detik ini juga. Bismillaah.
.
“Dan terakhir, Anakku.” tanya ibu. “Adakah sebuah nama yang masih terselip di hatimu?”

Aku memejamkan mata secara perlahan. Sebuah nama? 

Astaghfirullah, aku tidak bisa berbohong bahwa memang, ada sebuah nama yang masih kuharapkan. Ada sesosok wajah yang selalu ku-impikan. Ada dia yang kutunggu padahal kusadar ia tak pernah bilang berjanji akan datang. Sayangnya, seseorang itu tak mau membuka pintu walau aku sudah mengetuknya. Sialnya, ia tak sudi menyahut meski berulang kali kusapa. Dan aku patah hati karena itu? Duhai, bagaimana mungkin Allah mengkabulkan doaku, sedang diri ini masih berharap pada selain-Nya? 
.
“Jadi, Nak,” seru ibu. “Luruskan niatmu, ya. Memang penting menikah DENGAN siapa. Namun yang jauh lebih penting adalah menikah KARENA siapa. Dan pastikan Allah sebagai alasan-nya.”

“Kamu juga jangan mau kembali ke masa lalu ya, Nak.” terus ibu, “Sebab di sana, tak ada jodohmu. Ia ada di depan, jadi mengapa kau malah mencarinya ke belakang?”

Aku mengangguk, nyengir. Iya, ya.

“Dan, ini yang terpenting,” urai ibu. “Jika cinta Allah sudah cukup besar, mengapa kau masih mengemis cinta pada selain-Nya? Lepaskan ia dari genggaman-mu, Nak. Agar jemarimu dapat kau-gunakan untuk menggamit jodohmu itu.”
.
Aku menukilkan senyuman lembut. 

Kini aku sadar, jodoh itu sebenarnya dekat, kitanya yang malah menjauh. Jodoh itu sudah nampak di depan mata, kitanya yang sibuk mencari ke mana-mana. Jodoh itu ada, kitanya yang kurang percaya.

Ah benar, jika jodoh tak kunjung datang, barangkali, masalahnya bukan ini itu. Masalahnya adalah… 

Ya, kita sendiri. :’)

~Aby A. Izzuddin

<3 Undangan dari Kami <3

Bersama asmaNya yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, lagi Maha Penyatu hati setiap hamba.

Segala puja puji hanya milik Allah.

Hanya kepadaNya setiap jiwa memuji,

Hanya padaNya tempat memohon pertolongan,

KepadaNya lah segala ampunan dipanjatkan.

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami menghaturkan undangan atas pernikahan kami,

Karima Nur Fitria

&

Taofik Hidayat

Mohon doa dan restu agar terlimpah: barokah, sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Semoga Allah membarakahi kita semua